Pages

Friday, August 23, 2013

Inilah Proses Kematian Dan Kehancuran Tubuh Kita


Manusia dilahirkan dalam kondisi telanjang dan polos tanpa membawa apapun, demikian juga halnya ketika manusia mati, dia akan dikubur tanpa membawa harta benda, uang, dan apapun yang menjadi miliknya semasa hidup. Semuanya akan ditinggalkan.

Bagaimanakah proses kematian dan kehancuran tubuh kita?

Inilah Proses Kematian Dan Kehancuran Tubuh Kita :
(Dikutip dari blog nya Muhammad Dehidra Aktriyan : http://gho-blogs.blogspot.com)

Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit ...
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit ...
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit ...
Sel-sel otak mati secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit ...
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit ...
Penghubung ke otak mulai mati.

1 – 4 Jam ...
Rigor Mortis. Adalah fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 – 6 Jam ...
Rigor Mortis berlanjut. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam ...
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam ...
Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 – 72 Jam ...
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 – 48 Jam ...
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

3 – 5 Hari ...
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 – 10 Hari ...
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu ..
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.

Satu Bulan ...
Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun ...
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. 
-------------

Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan kita bersama.

Saturday, August 17, 2013

Kami yang kini hanya butiran debu.

Agustus 2013.
Bulan ini identik dengan Hari Kemerdekaan negaraku Republik Indonesia tepatnya tanggal 17 Agustus.
Setiap kali mengenang tanggal ini, teringat kembali bagaimana sejarah para pahlawan bangsa ini yang gigih memperjuangkan agar bangsa ini agar terlepas dari belengu penjajahan bangsa lain.
Mereka berjuang dengan perlengkapan seadanya, bambu runcing, meriam bambu, ketapel, panah dan sebagainya. Banyak korban yang hingga meninggal. Banyak juga yang akhirnya cacat seumur hidup.
Hingga pada akhirnya, tanggal 17 Augustus 1945, bangsa ini memproklamirkan kemerdekaannya.
Sejak saat itulah Republik Indonesia memulai kehidupan sebagai bangsa yang mandiri, tidak lagi dijajah oleh bangsa lain.

Tahun 2013 ini, 68 tahun sudah bangsa ini menjadi bangsa yang merdeka.
Dalam kurun waktu 68 tahun tersebut apakah yang telah terjadi terhadap bangsa ini?
Pembangunan di segala bidang, iya. Kemajuan pendidikan, iya. Perkembangan penduduk, iya. Demokrasi, iya.

Namun, dalam beberapa tahun belakangan ini, banyak peristiwa-peristiwa yang membuat krisis sosial, yang membuat masyarkat menjadi tidak percaya terhadap kebijakan pemerintah. Korupsi terjadi dimana-mana, mulai dari ratusan juta, milyaran hingga trilyunan rupiah.
Pembunuhan, perampokan, pencurian, juga banyak terjadi dimana-mana.

Melihat berbagai hal yang terjadi belakangan ini, tentu sangat bertolak belakang dengan semangat juang para pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan bangsa ini.
Seandainya mereka mengetahui apa yang terjadi akhir-akhir ini, pasti para pahlawan itu kecewa dan sedih.
Seandainya mereka masih bisa bicara dari liang kubur mereka, mungkin banyak hal yang akan mereka sampaikan, seperti puisi dibawah ini:


Monday, June 24, 2013

Sudahkah Anda berkunjung ke Danau Toba?



Danau Toba, Sumatera Utara

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometerdan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera UtaraIndonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Kalau hanya melihat gambar Danau Toba, Anda belum merasakan keindahan danau ini.
Anda akan melihat betapa indahnya Danau Toba ketika Anda mulai menginjakkan kaki di danau ini dan betapa sejuknya air Danau Toba ketika Anda beserta keluarga berenang di danau ini.

Danau Toba ini mengelilingi 8(delapan) Kabupaten/Kota yang ada 
di Provinsi Sumatera Utara yaitu:
1. Kabupaten Karo, Kabanjahe; 
2. Kabupaten Tapanuli Utara, Taurtung; 
3. Kabupaten Toba Samosir, Balige; 
4. Kabupaten Simalungun, Pematang Siantar-Raya; 
5. Humbang Hasundutan, Dolok Sanggul; 
6. Kabupaten Dairi, Sidikalang;
7. Kabupaten Samosir, Pangururan.
8. Kota Pematang Siantar
...sehingga, Anda dapat melihat Danau Toba dengan mengunjungi salah satu dari 8 kabupaten diatas. Untuk menuju ke Danau Toba ini Anda dapat landing di Bandara Polonia Medan, untuk selanjutnya meneruskan perjalanan darat ke Danau Toba. 

Selamat jalan-jalan di Danau Toba dan Pulau Samosir.
Horas!